Langsung ke konten utama

Membanting erdogan AS, Uni Eropa untuk ‘imperialist’ meddling di Venezuela

Pemimpin turki Recep Tayyip Erdogan telah sekali lagi dilemparkan berat badannya di belakang Presiden Venezuela Maduro, mengatakan upaya Barat untuk menggulingkan dia adalah apa-apa tapi demokrasi dan aturan hukum. 



"Venezuela adalah milikmu?" Erdogan bertanya, berbicara di hadapan anggota parlemen turki, tapi rupanya menyikapi dukungan negara-negara Barat menyatakan diri pemimpin sementara Juan Guaido.

"Bagaimana kau mengusir orang-orang yang datang ke kantor melalui pemilu? Bagaimana anda tangan atas presiden [kekuatan] untuk seseorang yang bahkan tidak terpilih? Apakah anda tahu apa itu demokrasi?"

Barat, kata dia, adalah mendorong untuk "sebuah keputusan hukum," dimana dia tampaknya berarti Presiden Nicolas Maduro yang dihapus dari kekuasaan. Jadi, Turki tidak menerima "dunia mana mungkin benar." Erdogan menekankan bahwa "kami melawan imperialis sikap."

Ini bukan pertama kalinya Erdogan memberikan dukungan kepada Maduro. Sebelumnya, pemimpin turki kata "teman" nya di Caracas menghadapi "tindakan sabotase dari ekonomi pembunuh," merebut saat untuk janji penguatan hubungan perdagangan antara Turki dan Venezuela.

Pada akhir januari, ketika krisis itu dalam ayunan penuh, Ankara mengkritik KITA untuk terus campur dengan urusan dalam negeri Venezuela. Menteri luar negeri Mevlut Cavusoglu disebut Guaido diri-janji "sangat aneh" sementara Erdogan menyuarakan solidaritas dengan presiden terpilih, publik mengatakan, "Maduro, saudara, berdiri tegak".

Turkey has considerable interests in Venezuela, not to mention profits from bilateral trade. Venezuela sells gold to Turkey where it is refined and returned back. Turkey has also invested heavily in Venezuela’s state-controlled oil industry.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi gerilya  adalah independent saling menguntungkan dalam suatu sistem pemerintahan bernegara #DemokrasiGerilya2018 Ideologi politic demokrasi gerilya berasal dari Eropa yang diambil dari kata "kratostocratie aristo gerilya" kekuatan elite kekuasaan gerilya. politik pemerintahan bernegara yang mencangkup hak hidup dan kebebasan berbangsa & bernegara dengan etika hukum yang berlaku dalam suatu Negara. Gagasan ini adalah ini muncul berdasarkan Aspirasi bersama dalam suatu golongan atau kaum yang bertujuan mengajak orang sebanyak-banyaknya dalam penyelenggaraan Aspirasi yang didirikan berdasarkan Asas demokrasi yang mengambil jalan tengah kedaulatan yang dekat dengan Gerilya "kekerasan" (militer)  disuatu negara dengan Demokrasi politic perdamaian yang setara dengan kekuatannya, dan disatukan dalam serikat Demokrat yang saling menguntungkan Untuk kesejahteraan bersama dalam suatu golongan dan kaum yang lainnya.

Sejarah Gerilya

Sejarah Gerilya "Sejarah gerilya" berasal dari Inggris pada tahun 1779 oleh bangsa koloni inggris sebagai anak kebangsaan liberary yang berujung pada sparatis kebudayaan yang saling membunuh dan menjatuhkan bersama kebudayaan di Belgia & sesuai dengan perkembangannya kini gerilya menjadi demokrasi dalam kebuadayaan sweezerland. Namun menurut sejarah Gerilya yang didapat di Indonesia, Gerilya merupakan suatu Negara Kekuatan yang Berkebangsaan Babylonial "yang berbeda-beda tetap saling mengenal" Gerilya adalah suatu kesatuan Militer yang dibentuk dieropa dan melakukan separatis ke-Idonesia pada masa perang Dunia ke-II dan mendapatkan perlawanan dari sparatis bangsa Indonesia yang disebut dengan PKI (partai komunis Indonesia) yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman. Gerilya merupakan satu-satuanya kekuatan yang bergerak membentuk suatu moderasi pasukan yang menjaga kesatuan Demokrasi , menurut sejarah yang didapat dari bangsa spanyol di Katalonia, bahw...

Trump dilaporkan melayang 'menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela

Trump dilaporkan melayang 'Menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela.  oleh Michelle mark  28 januari 2019 Presiden Donald Trump dikabarkan melayang menggunakan "kekuatan militer" di Venezuela untuk partai Republik Senator Lindsey Graham dalam beberapa pekan terakhir. Graham mengatakan Axios ia mengingatkan Trump yang bergerak bisa menjadi "bermasalah." Spekulasi telah pemasangan sejak selama Trump administrasi berikutnya bergerak di Venezuela.  Presiden Donald Trump dilaporkan ditimbang menggunakan “militer pilihan” di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir, Partai Republik Sen. Lindsey Graham mengatakan kepada Axios pada hari Minggu. “Dia mengatakan, 'Apa yang Anda pikirkan tentang menggunakan kekuatan militer? '” Graham mengatakan. “Dan saya berkata, 'Well, Anda perlu pergi lambat pada itu, itu bisa menjadi problematic. '”