Langsung ke konten utama

Palestina Ajukan AS ke Mahkamah Internasional

Palestina Ajukan AS ke Mahkamah Internasional
Penulis: Sonya Michaella - 04 October 2018, 12:28 WIB

OTORITAS Palestina menyeret Amerika Serikat (AS) ke Mahkamah Internasional (ICJ) dengan kasus pemindahan kedutaan besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Jerusalem.
"Palestina meminta agar AS menarik misi diplomatiknya dari Jerusalem," sebut pernyataan Mahmakah Internasional yang bermarkas di Den Haag, Belanda, seperti dikutip AFP, Kamis (4/10).
Mahkamah Internasional adalah tempat bagi para negara anggota PBB untuk menyelesaikan masalah.
Sebuah kasus yang diajukan ke Mahkamah Internasional bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk diselesaikan. Keputusan yang dihasilkan bersifat final dan mengikat secara hukum, namun tidak selalu dapat dipatuhi.
AS telah resmi membuka perwakilannya di Jerusalem pada 14 Mei 2018 lalu dengan dihadiri Ivanka Trump, putri Presiden AS Donald Trump.
Di Sidang Majelis Umum PBB, Presiden Palestina Mahmoud Abbas bahkan menyebut AS tidak bisa menjadi mediator perselisihan Palestina-Israel, karena bias.
Meski demikian, Abbas masih menunggu inisiatif perdamaian dan selalu siap untuk berunding dengan Israel. Namun, keputusan Trump memindahkan kedubes ke Jerusalem, sangat bertolak belakang dengan peran dan komitmen AS untuk perdamaian. (Medcom/OL-2)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi gerilya  adalah independent saling menguntungkan dalam suatu sistem pemerintahan bernegara #DemokrasiGerilya2018 Ideologi politic demokrasi gerilya berasal dari Eropa yang diambil dari kata "kratostocratie aristo gerilya" kekuatan elite kekuasaan gerilya. politik pemerintahan bernegara yang mencangkup hak hidup dan kebebasan berbangsa & bernegara dengan etika hukum yang berlaku dalam suatu Negara. Gagasan ini adalah ini muncul berdasarkan Aspirasi bersama dalam suatu golongan atau kaum yang bertujuan mengajak orang sebanyak-banyaknya dalam penyelenggaraan Aspirasi yang didirikan berdasarkan Asas demokrasi yang mengambil jalan tengah kedaulatan yang dekat dengan Gerilya "kekerasan" (militer)  disuatu negara dengan Demokrasi politic perdamaian yang setara dengan kekuatannya, dan disatukan dalam serikat Demokrat yang saling menguntungkan Untuk kesejahteraan bersama dalam suatu golongan dan kaum yang lainnya.

Sejarah Gerilya

Sejarah Gerilya "Sejarah gerilya" berasal dari Inggris pada tahun 1779 oleh bangsa koloni inggris sebagai anak kebangsaan liberary yang berujung pada sparatis kebudayaan yang saling membunuh dan menjatuhkan bersama kebudayaan di Belgia & sesuai dengan perkembangannya kini gerilya menjadi demokrasi dalam kebuadayaan sweezerland. Namun menurut sejarah Gerilya yang didapat di Indonesia, Gerilya merupakan suatu Negara Kekuatan yang Berkebangsaan Babylonial "yang berbeda-beda tetap saling mengenal" Gerilya adalah suatu kesatuan Militer yang dibentuk dieropa dan melakukan separatis ke-Idonesia pada masa perang Dunia ke-II dan mendapatkan perlawanan dari sparatis bangsa Indonesia yang disebut dengan PKI (partai komunis Indonesia) yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman. Gerilya merupakan satu-satuanya kekuatan yang bergerak membentuk suatu moderasi pasukan yang menjaga kesatuan Demokrasi , menurut sejarah yang didapat dari bangsa spanyol di Katalonia, bahw...

Trump dilaporkan melayang 'menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela

Trump dilaporkan melayang 'Menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela.  oleh Michelle mark  28 januari 2019 Presiden Donald Trump dikabarkan melayang menggunakan "kekuatan militer" di Venezuela untuk partai Republik Senator Lindsey Graham dalam beberapa pekan terakhir. Graham mengatakan Axios ia mengingatkan Trump yang bergerak bisa menjadi "bermasalah." Spekulasi telah pemasangan sejak selama Trump administrasi berikutnya bergerak di Venezuela.  Presiden Donald Trump dilaporkan ditimbang menggunakan “militer pilihan” di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir, Partai Republik Sen. Lindsey Graham mengatakan kepada Axios pada hari Minggu. “Dia mengatakan, 'Apa yang Anda pikirkan tentang menggunakan kekuatan militer? '” Graham mengatakan. “Dan saya berkata, 'Well, Anda perlu pergi lambat pada itu, itu bisa menjadi problematic. '”