Langsung ke konten utama

Mahkamah Arbitrase Internasional di Den Haag Bukan Bagian dari PBB

Mahkamah Arbitrase Internasional di Den Haag Bukan Bagian dari PBB

Oleh China xinhua new 
14 juli 2018 

Sejumlah media barat, yang berupaya menegaskan kewenangan Mahkamah Arbitrase Internasional atau Permanent Court of Arbitration (PCA) di Den Haag, Negeri Belanda, telah salah menyatakan bahwa mahkamah tersebut didukung oleh PBB, karena faktanya hal itu tidak benar.

Pada hari Rabu (13/7), PBB menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kaitan dengan PCA di Den Haag, yang pada Selasa lalu mengeluarkan sebuah putusan cacat dengan menyalahgunakan hukum tentang kasus arbitrase yang diprakarsai secara sepihak oleh Filipina untuk menentang Tiongkok pada tahun 2003.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah lewat akun resmi di Sina Weibo, sebuah situs mirip Twitter, PBB menekankan bahwa Mahkamah Internasional atau yang disebut International Court of Justice (ICJ) merupakan badan peradilan utama PBB, yang didirikan pada Juni 1945 sesuai dengan Piagam PBB.

Faktanya, PCA di Den Haag kebetulan merupakan tetangga dari Mahkamah Internasional, di mana keduanya berada di Istana Perdamaian di Den Haag, Negeri Belanda.

Dari enam badan utama PBB, ICJ merupakan satu-satunya badan yang bermarkas di luar New York City, Amerika Serikat, tempat kantor pusat PBB berada.

Di sisi lain, PCA, yang didirikan pada tahun 1899, mengatakan dalam situs resminya bahwa "tidak seperti Mahkamah Internasional", Mahkamah Arbitrase Internasional "tidak memiliki hakim tetap" dan sesi persidangannya "diadakan tersendiri dan bersifat rahasia."

Setelah Filipina mengajukan Pemberitahuan dan Pernyataan Klaim kepada Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut (ITLOS) pada 22 Januari 2013, majelis arbitrase yang terdiri dari lima anggota itu dibentuk oleh presiden ITLOS saat itu yang juga mantan duta besar Jepang untuk Amerika Serikat, Shunji Yanai.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi gerilya  adalah independent saling menguntungkan dalam suatu sistem pemerintahan bernegara #DemokrasiGerilya2018 Ideologi politic demokrasi gerilya berasal dari Eropa yang diambil dari kata "kratostocratie aristo gerilya" kekuatan elite kekuasaan gerilya. politik pemerintahan bernegara yang mencangkup hak hidup dan kebebasan berbangsa & bernegara dengan etika hukum yang berlaku dalam suatu Negara. Gagasan ini adalah ini muncul berdasarkan Aspirasi bersama dalam suatu golongan atau kaum yang bertujuan mengajak orang sebanyak-banyaknya dalam penyelenggaraan Aspirasi yang didirikan berdasarkan Asas demokrasi yang mengambil jalan tengah kedaulatan yang dekat dengan Gerilya "kekerasan" (militer)  disuatu negara dengan Demokrasi politic perdamaian yang setara dengan kekuatannya, dan disatukan dalam serikat Demokrat yang saling menguntungkan Untuk kesejahteraan bersama dalam suatu golongan dan kaum yang lainnya.

Sejarah Gerilya

Sejarah Gerilya "Sejarah gerilya" berasal dari Inggris pada tahun 1779 oleh bangsa koloni inggris sebagai anak kebangsaan liberary yang berujung pada sparatis kebudayaan yang saling membunuh dan menjatuhkan bersama kebudayaan di Belgia & sesuai dengan perkembangannya kini gerilya menjadi demokrasi dalam kebuadayaan sweezerland. Namun menurut sejarah Gerilya yang didapat di Indonesia, Gerilya merupakan suatu Negara Kekuatan yang Berkebangsaan Babylonial "yang berbeda-beda tetap saling mengenal" Gerilya adalah suatu kesatuan Militer yang dibentuk dieropa dan melakukan separatis ke-Idonesia pada masa perang Dunia ke-II dan mendapatkan perlawanan dari sparatis bangsa Indonesia yang disebut dengan PKI (partai komunis Indonesia) yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman. Gerilya merupakan satu-satuanya kekuatan yang bergerak membentuk suatu moderasi pasukan yang menjaga kesatuan Demokrasi , menurut sejarah yang didapat dari bangsa spanyol di Katalonia, bahw...

Trump dilaporkan melayang 'menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela

Trump dilaporkan melayang 'Menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela.  oleh Michelle mark  28 januari 2019 Presiden Donald Trump dikabarkan melayang menggunakan "kekuatan militer" di Venezuela untuk partai Republik Senator Lindsey Graham dalam beberapa pekan terakhir. Graham mengatakan Axios ia mengingatkan Trump yang bergerak bisa menjadi "bermasalah." Spekulasi telah pemasangan sejak selama Trump administrasi berikutnya bergerak di Venezuela.  Presiden Donald Trump dilaporkan ditimbang menggunakan “militer pilihan” di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir, Partai Republik Sen. Lindsey Graham mengatakan kepada Axios pada hari Minggu. “Dia mengatakan, 'Apa yang Anda pikirkan tentang menggunakan kekuatan militer? '” Graham mengatakan. “Dan saya berkata, 'Well, Anda perlu pergi lambat pada itu, itu bisa menjadi problematic. '”