Langsung ke konten utama

LKPP Terbitkan 13 Aturan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa

LKPP Terbitkan 13 Aturan Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa



Jakarta - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah telah mengeluarkan 13 (tiga belas) aturan turunan untuk pelaksanaan Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Tiga belas aturan ini merupakan pedoman dan petunjuk teknis bagi pelaku pengadaan di lingkup kementerian/lembaga/perangkat daerah dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa pemerintah dan dapat diunduh melalui http://jdih.lkpp.go.id.

Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet Agustinus Murbaningsih menyampaikan agar peraturan ini dapat tersosialisasikan dengan baik sehingga seluruh pelaku pengadaan memahami keseluruhan aturan perpres dan turunannya. “Dikompilasi dan disebarluaskan, sehingga dapat dipahami dengan mudah.” Katanya saat memimpin rapat bersama LKPP, Kemenkeu, Kemendagri, Kemenlu dan Kemenristek DIKTI, Senin (02/07) di kantor Setkab di Jakarta.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah per 1 Juli harus mengikuti aturan Perpres 16/2018. Perpres ini menggantikan Perpes 54/2010 dengan konsep dan struktur yang lebih ringkas serta menyesuaikan dengan praktik terkini dunia internasional. Aturan ini diharapkan mampu meningkatkan penyerapan anggaran, mengurangi hambatan dalam proses pengadaan serta meningkatkan kualitas hasil pengadaan barang/jasa pemerintah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi gerilya  adalah independent saling menguntungkan dalam suatu sistem pemerintahan bernegara #DemokrasiGerilya2018 Ideologi politic demokrasi gerilya berasal dari Eropa yang diambil dari kata "kratostocratie aristo gerilya" kekuatan elite kekuasaan gerilya. politik pemerintahan bernegara yang mencangkup hak hidup dan kebebasan berbangsa & bernegara dengan etika hukum yang berlaku dalam suatu Negara. Gagasan ini adalah ini muncul berdasarkan Aspirasi bersama dalam suatu golongan atau kaum yang bertujuan mengajak orang sebanyak-banyaknya dalam penyelenggaraan Aspirasi yang didirikan berdasarkan Asas demokrasi yang mengambil jalan tengah kedaulatan yang dekat dengan Gerilya "kekerasan" (militer)  disuatu negara dengan Demokrasi politic perdamaian yang setara dengan kekuatannya, dan disatukan dalam serikat Demokrat yang saling menguntungkan Untuk kesejahteraan bersama dalam suatu golongan dan kaum yang lainnya.

Sejarah Gerilya

Sejarah Gerilya "Sejarah gerilya" berasal dari Inggris pada tahun 1779 oleh bangsa koloni inggris sebagai anak kebangsaan liberary yang berujung pada sparatis kebudayaan yang saling membunuh dan menjatuhkan bersama kebudayaan di Belgia & sesuai dengan perkembangannya kini gerilya menjadi demokrasi dalam kebuadayaan sweezerland. Namun menurut sejarah Gerilya yang didapat di Indonesia, Gerilya merupakan suatu Negara Kekuatan yang Berkebangsaan Babylonial "yang berbeda-beda tetap saling mengenal" Gerilya adalah suatu kesatuan Militer yang dibentuk dieropa dan melakukan separatis ke-Idonesia pada masa perang Dunia ke-II dan mendapatkan perlawanan dari sparatis bangsa Indonesia yang disebut dengan PKI (partai komunis Indonesia) yang dipimpin oleh Jenderal Soedirman. Gerilya merupakan satu-satuanya kekuatan yang bergerak membentuk suatu moderasi pasukan yang menjaga kesatuan Demokrasi , menurut sejarah yang didapat dari bangsa spanyol di Katalonia, bahw...

Trump dilaporkan melayang 'menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela

Trump dilaporkan melayang 'Menggunakan kekuatan militer ' di Venezuela.  oleh Michelle mark  28 januari 2019 Presiden Donald Trump dikabarkan melayang menggunakan "kekuatan militer" di Venezuela untuk partai Republik Senator Lindsey Graham dalam beberapa pekan terakhir. Graham mengatakan Axios ia mengingatkan Trump yang bergerak bisa menjadi "bermasalah." Spekulasi telah pemasangan sejak selama Trump administrasi berikutnya bergerak di Venezuela.  Presiden Donald Trump dilaporkan ditimbang menggunakan “militer pilihan” di Venezuela dalam beberapa pekan terakhir, Partai Republik Sen. Lindsey Graham mengatakan kepada Axios pada hari Minggu. “Dia mengatakan, 'Apa yang Anda pikirkan tentang menggunakan kekuatan militer? '” Graham mengatakan. “Dan saya berkata, 'Well, Anda perlu pergi lambat pada itu, itu bisa menjadi problematic. '”